NEWS UPDATE

Persiapan Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Kota Depok Tahun 2019

Silahkan Share

Ibadah Haji merupakan  Rukun Islam dan merupakan kewajiban bagi segenap umat Islam yang “mampu” untuk mengerjakannya. Kata ‘Mampu” tersebut dimaknai dengan Istitha’ah. Istitha’ah merupakan hal yang sangat penting dalam persyaratan mengerjakan Ibadah Haji karena Haji adalah ibadah Fisik dan Full Stress (40 hari waktu yang lama, perjalanan jauh dan melelahkan, jutaan orang berkumpul di tempat yang sama, cuaca dan suasana yang sangat berbeda).

Upaya pemeliharaan dan pembinaan kesehatan jamaah haji Kota Depok sudah mulai dilakukan di 10 (sepuluh) UPT Puskesmas Kecamatan yang ditunjuk sebagai fasilitas kesehatan penyelenggara pemeriksaan kesehatan Haji. Adapun pemeliharaan kesehatan meliputi pemeriksaan tahap 1 dan tahap 2 serta Tes Kebugaran. Pada pemeriksaan tahap 1 akan ditentukan Jamaah Risti dan Non Risti sedangkan pada pemeriksaan tahap ke 2 akan ditentukan status Istitha’ah nya.

Klasifikasi Istitha’ah Kesehatan meliputi:

  1. Istitha’ah : Sehat jasmani dan rohani
  2. Isitha’ah dengan pendamping: >60 tahun/ memiliki penyakit yang membutuhkan pengawasan saat berhaji
  3. Istitha’ah sementara: Disertai penyakit akut dan bisa sembuh dalam 2 minggu
  4. Tidak Istitha’ah: Tidak memenuhi Istitha’ah (kondisi klinis yang mengancam jiwa, gangguan jiwa berat dan penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannnya.

Hasil dari Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Haji tahap I dan II adalah sebagai berikut:

Kuota jamaah haji Kota Depok yaitu sebanyak 1.708 orang. Dari total kuota tersebut, ada 1.736 berkas yang diverifikasi. Hal ini dikarenakan  ada beberapa jamaah haji luar Kota Depok yang melakukan pemeriksaan kesehatannya di Kota Depok. Adapun rincian sebagai berikut :

  1. Jumlah Jamaah Risti Khusus

Tabel 2. Data Jamaah Risti Khusus Berdasarkan Usia Dan Jenis Kelamin

USIA LAKI-LAKI PEREMPUAN
≤ 40 3 8
41-50 25 20
51-60 54 44
> 60 32 36
JUMLAH 114 108

 

  1. Umur

Jamaah risti khusus terbanyak berada pada kelompok umur 51-60 tahun yaitu sebanyak 98 orang, sementara yang paling sedikit yaitu kelompok umur ≤ 40 tahun yaitu sebanyak 11 orang.

  1. Jenis kelamin

Untuk jenis kelamin laki-laki, jamaah dengan risti khusus terbanyak ada pada kelompok umur 51-60 tahun yaitu sebanyak 54 orang. Untuk jenis kelamin perempuan, jamaah dengan risti khusus terbanyak ada pada kelompok umur 51-60 tahun yaitu sebanyak 44 orang.

  1. Penyakit Risti Khusus

Tabel 3. Rincian Diagnosa Risti Khusus

NO PENYAKIT JUMLAH
1 I10 (Hipertensi) 110
2 E11 (DM tipe 2) 69
3 E14 (DM non spesifik) 29
4 J45 (Asma) 10
5 D50 (Anemia) 2
6 A16 (TBC klinis) 1
7 N18.9 (Peny. Ginjal kronis) 1
JUMLAH 222

 

 

 

  1. Hasil Diagnosa Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji

Penyakit terbesar pada seluruh Jamaah Haji Kota Depok:

  1. Hipertensi : 568 orang (33%)
  2. Hiperkolesterolemia : 333 orang (19,2%)
  3. Diabetes Melitus : 265 orang (15,3%)
  4. Gangguan Mata dan Penglihatan : 239 orang (13,8%)
  5. Hiperlipidemia : 137 orang (7,9%)

Calon Jemaah Haji Kota Depok berdasarkan Surat Pengumuman dari Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Nomor 5700/Kw.10.V/2/Hj.02/07/2019 tentang Perubahan Jadwal Kelompok Terbang (Kloter) dan Penempatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Kloter Provinsi Jawa Barat Tahun 1440H/2019 terbagi menjadi 5 Kloter, dengan perincian sebagai berikut :

KLOTER MASUK ASRAMA/EMBARKASI KE BANDARA JUMLAH JEMAAH (ORANG)
TGL JAM TGL JAM
11 Senin

08 Juli

23.50 Selasa

9 Juli

17.50 404
19 Jumat

12 Juli

02.05 Jumat

12 Juli

20.05 404
63 Kamis

25 Juli

21.15 Jumat

26 Juli

15.15 404
77 Senin

29 Juli

13.35 Selasa

30 Juli

07.35 404
96 Senin

5 Agustus

00.15 Senin

5 Agustus

18.15 58

 

Yang perlu dipersiapkan Jamaah haji sebelum masuk Embarkasi antara lain :

  • Kartu Kesehatan Jemaah Haji
  • Lembar Obat Bawaan (bagi Jemaah Haji yang membawa obat-obatan pribadi diantaranya: Obat yang rutin diminum (vitamin, anti hipertensi, obat diabetes, obat jantung dll), Obat Sugestif (pusing, pegel, gatal, asma, alergi dll), obat-obatan darurat (batuk, diare, dll).
  • Lembar pernyataan WUS (bagi Wanita Usia Subur)
  • Kartu JKN BPJS atau asuransi kesehatan lainnya jika ada kondisi darurat untuk keperluan perawatan atau rujukan ke RS sebelum berangkat ke RS

Beberapa upaya yang harus diperhatikan selama di Tanah Suci mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini terlaporkan suhu udara bisa mencapai 51°C yaitu : melakukan aktifitas yang perlu saja (utamakan ibadah), mengkonsumsi makanan yang  bersih dan sehat serta banyak minum, menggunakan pelindung diri (penutup kepala, payung, topi dll, masker kain, kacamata hitam, tabung spray, botol minum, alas kaki) , menjaga  kebersihan dan jangan bepergian sendiri. Jamaah haji juga perlu mempersiapkan obat-obatan pribadi diantaranya: Obat yang rutin diminum (vitamin, anti hipertensi, obat diabetes, obat jantung dll), Obat Sugestif (pusing, pegel, gatal, asma, alergi dll), obat-obatan darurat (batuk, diare, dll).

Istitha’ah Kesehatan Insyaallah akan menjamin dapat dilaksanakan seluruh  rukun dan wajib Haji.  Oleh karena itu menjadi kewajiban bersama antara Pemerintah, Jemaah Haji dan Masyarakat untuk mewujudkan Istitha’ah Kesehatan Haji. Semoga seluruh Jemaah Haji Kota Depok diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam beribadah di Tanah Suci dan menjadi haji yang mabrur.

Sumber : Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Comments

comments