NEWS UPDATE

Kewaspadaan Dini Terhadap Hepatitis A

Silahkan Share

Apa itu Hepatitis A?
Hepatitis A adalah infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A dan sangat mudah menular.
Virus tersebut merupakan salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan berdampak pada kemampuan hati untuk berfungsi.
Kebanyakan penderita dapat sembuh dalam jangka waktu 2 sampai 6 bulan tanpa masalah kesehatan yang serius.

Apa saja tanda dan gejala Hepatitis A?
Terkadang tidak ada gejala. Namun gejala dapat terjadi, biasanya pada bulan pertama yaitu:
1. Sakit kuning atau ikterik, yaitu kulit dan mata berwarna kekuningan.
2. Buang air besar berwarna seperti tanah liat dan pucat seperti dempul
3. Air seni berwarna gelap seperti teh
4. Gatal pada seluruh tubuh

Selain itu juga terdapat gejala seperti flu seperti:
1. Kelelahan
2. Kehilangan nafsu makan
3. Mual
4. Muntah
5. Demam ringan
6. Nyeri pada bagian perut

Virus Hepatitis A terdapat pada:
– Kotoran penderita: mempunyai konsentrasi tinggi selama periode infeksi. Konsentrasi virus dalam kotoran penderita masih tetap tinggi 2 – 3 minggu setelah gejala penyakit muncul.
– Air ludah dan cairan tubuh penderita mempunyai konsentrasi rendah.
– Virus hepatitis A (VHA) bertahan hidup 3 – 4 jam dalam ruang suhu normal.

Bagaimana penularan Hepatitis A?
– Memakan makanan yang disajikan oleh seseorang yang memiliki dan tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet.
– Meminum air yang terkontaminasi.
– Melakukan kontak berdekatan dengan orang yang telah terinfeksi virus, walaupun orang tersebut tidak memiliki tanda atau gejala.
– Hepatitis A bisa juga menular melalui kontak langsung, seperti melalui ciuman atau hubungan seksual.

Pemeriksaan Serologi (Laboratorium)
Untuk memastikan Hepatitis A perlu dilakukan pemerikasaan Anti HVA IgM, hasil yang (+)/positif menunjukan adanya infeksi Hepatitis A.
Pemeriksaan tes fungsi hati ditemukan adanya peningkatan SGPT,SGOT, Gamma GT dan Billirubin bila ada gejala kencing berwarna kecoklatan seperti air teh, mata menjadi kuning.

Apa saja pengobatan Hepatitis A yang tersedia?
– Tidak ada pengobatan khusus untuk hepatitis A, tubuh akan membersihkan dirinya sendiri dari virus hepatitis A. Dalam kebanyakan kasus, hati dapat sembuh sendirinya dalam 6 bulan tanpa kerusakan permanen. Dokter bisa menjalankan tes lanjutan untuk memeriksa fungsi hati untuk memastikan bahwa tubuh Anda telah mengalami penyembuhan.
– Pengobatan HAV biasanya berfokus untuk mengurangi tanda-tanda dan gejalanya. Anda mungkin harus:
a. Banyak beristirahat. Virus HAV sering membuat pengidapnya merasa letih, tidak enak badan dan kurang bertenaga.
b. Mengatai mual. Mual bisa membuat Anda sulit makan. Cobalah untuk membagi makanan ke dalam beberapa porsi kecil untuk dihabiskan dalam sehari dibandingkan dengan makan banyak dalam satu waktu. Konsumsi makanan berkalori tinggi untuk mendapatkan cukup energi. Misalnya, minumlah jus buah dan susu daripada hanya air putih.
c. Mengistirahatkan hati. Hati yang terinfeksi HAV mungkin kesulitan untuk menyerap obat-obatan dan alkohol. Konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat-obatan , termasuk obat bebas. Jangan minum minuman beralkohol selama terinfeksi Hepatitis.

Pencegahan Hepatitis A?
a. Promosi kesehatan melalui berbagai media kepada masyarakat tentang sanitasi yang baik, kebersihan perorangan meliputi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) secara benar, terutama pada 5 saat kritis :
1) Sebelum makan
2) Sebelum mengolah & menghidangkan makanan
3) Setelah buang air besar & air kecil
4) Setelah mengganti popok bayi
5) Sebelum menyusui bayi Perlu diperhatikan juga

6 langkah Cuci Tangan Pakai Sabun :
1) Cuci tangan dengan air mengalir
2) Gunakan sabun, gosok hingga berbusa
3) Gosok dengan seksama selama 20 detik
4) Gosok telapak tangan, punggung tangan, antar jari dan bawah kuku
5) Bilas sampai bersih
6) Keringkan dengan lap bersih
b. Pembuangan tinja di jamban yang bersih dengan septic tanc sesuai standar
c. Penyediaan air bersih, sistem pendistribusian air yang baik dan pengelolaan limbah yang benar
d. Penanganan makanan yang aman, meliputi :
1) Jaga kebersihan, meliputi :
▪ Cuci tangan sebelum memasak dan keluar dari toilet
▪ Cuci alat-alat masak dan alat makan
▪ Dapur harus bersih, jangan ada binatang, serangga dan lain lain
2) Pisahkan bahan makanan matang dan mentah :
▪ Gunakan alat dapur dan makan yang berbeda
▪ Simpan di tempat yang berbeda
3) Masak makanan hingga matang :
▪ Masak sampai matang terutama daging, ayam, telur dan seafood
▪ Rebus sup hingga >85 ° C (mendidih) untuk daging dan ayam, pastikan tidak masih berwarna merah muda
▪ Panaskan makanan yang sudah matang dengan benar
4) Simpan makanan di suhu aman
▪ Jangan simpan makanan di suhu ruangan terlalu lama
▪ Masukkan kulkas bila ingin disimpan
▪ Sebelum dihidangkan panaskan sampai >85 ° C
▪ Jangan simpan terlalu lama di kulkas

Comments

comments