Perilaku Masyarakat Tentang Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah

Demam Berdarah dfengue masih menjadi masalah di Indonesia. Pada periode tahun 2016 hingga tahun 2018 jumlah kasus DBD di Indonesia menunjukan pola menurun, yaitu pada tahun 2018 jumlah kasus sebanyak 65602 (IR = 24,75), tahun 2017 jumlah kasus sebanyak 59047 (IR = 22,05) dan pada tahun 2016 jumlah kasus sebanyak 201885 (IR = 77,96) ( . Namun, data kasus DBD di kota depok masih memiliki pola menaik, pada tahun 2017 terdapat 535 jumlah kasus DBD di kota depok, tahun 2018 naik menjadi 892 kasus DBD dan pada tahun 2019 terdapat 2200 kasus DBD di kota Depok. 

Menurut Koraag, dkk (2020)  dalam penelitiannya menyebutkan Faktor iklim dan perilaku turut mempengaruhi insiden DBD. Perubahan iklim menyebabkan perubahan curah hujan yang berpengaruh terhadap kesehatan terutama terhadap perkembangbiakan vektor khususnya kepadatan jentik Aedes aegypti dan juga berpengaruh terhadap kejadian DBD, selain itu Faktor perilaku masyarakat dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus mempengaruhi insidensi DBD. Kondisi lingkungan tempat tinggal seperti keberadaan jentik pada tempat penampungan air/ kontainer, keberadaan penutup tempat penampungan air, kondisi pencahayaan dalam rumah serta adanya genangan air di sekitar rumah, keseluruhannya berpengaruh pada insidensi DBD. Keberadaan tempat berkembangbiak nyamuk (breeding place) di sekitar rumah juga mempengaruhi insidensi DBD.

Faktor peningkatan mobilitas penduduk menyebabkan penyebaran virus penyebab DBD semakin mudah dan semakin luas. Mobilitas atau migrasi antar wilayah dapat mempengaruhi pola penyebaran penyakit DBD di wilayah yang saling berdekatan, mobilitas masyarakat keluar masuk suatu wilayah dan keberadaan tempat umum menyebabkan potensi penularan DBD (Koraag, dkk 2020).

Di Indonesia, salah satu upaya pengendalian DBD dilakukan dengan membudayakan PSN yang dilakukan dengan 3M plus secara berkelanjutan dan mewujudkan pelaksanaan gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J). Berikut Penelitian mengenai Perilaku Masyarakat Tentang Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah yang dilakukan oleh Koraag Hayani Anastasia, Risti, Nelfita, Samarang, Phetisya Pamela Frederika Sumolang, Ade Kurniawan, dan Gunawan

Sumber : UPTD Puskesmas Sawangan

Berita Terbaru