Waspada Leptospirosis: Penyakit yang Ditularkan Melalui Urine Tikus
Leptospirosis merupakan salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, terutama di lingkungan yang berisiko tergenang air atau kurang terjaga kebersihannya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui air kencing (urine) tikus yang sudah terinfeksi.
Bagaimana Penularannya?
Bakteri Leptospira dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui:
1. Luka pada kulit,
2. Selaput lendir (mulut, hidung, mata),
3. Kontak dengan air atau tanah yang tercemar, terutama saat banjir atau lingkungan kotor.
Karena itu, masyarakat yang sering beraktivitas di area berisiko, seperti selokan atau genangan air, perlu meningkatkan kewaspadaan.
Gejala dan Tanda Leptospirosis
Seseorang yang terinfeksi leptospirosis dapat menunjukkan beberapa gejala berikut:
1. Demam tinggi disertai menggigil,
2. Diare, mual, muntah, dan sakit perut,
3. Sakit kepala,
4. Mata dan kulit tampak menguning.
Gejala tersebut sering mirip dengan penyakit lain, sehingga pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Cara Pencegahan
Untuk mencegah penularan leptospirosis, masyarakat dianjurkan untuk:
1. Rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,
2. Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan lingkungan atau selokan,
3. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,
4. Menghindari kontak langsung dengan genangan air yang berpotensi tercemar.
Mari Bersama Cegah Leptospirosis
Puskesmas Tugu mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta melakukan langkah pencegahan sejak dini. Jika mengalami gejala yang dicurigai sebagai leptospirosis, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Sumber : UPTD Puskesmas Tugu