CEGAH STUNTING: KELAS IBU HAMIL DAN BALITA DI POSYANDU

  • Depok - Definisi stunting menurut WHO (2015) adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar. Menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang/kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.

Berbagai faktor penyebab stunting, yaitu :
1. Kekurangan asupan nutrisi selama proses kehamilan hingga anak lahir
2. Kondisi sanitasi tempat tinggal yang buruk sehingga ibu hamil atau menyusui kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum atau kebutuhan mandi cuci kakus (MCK)
3. Keterbatasan fasilitas kesehatan untuk mendukung kebutuhan ibu hamil, bayi dan ibu menyusui
4. Anak-anak terserang infeksi sejak didalam kandungan atau ketika baru lahir sehingga pertumbuhan tinggi badannya terhambat
5. Perubahan hormon pada ibu hamil atau bayi yang berimbas pada laju pertumbuhan
6. Ikatan emosional antara orangtua dan anak kurang kuat

Salah satu bentuk upaya pencegahan stunting yaitu pemberian edukasi yang baik kepada calon ibu. Nutrisi yang tepat merupakan kunci penting untuk pencegahan terjadinya stunting. Kegiatan kelas ibu-balita merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada calon ibu pentingnya pemberian nutrisi sebelum masa kehamilan dan 1000 HPK.

UPTD Puskesmas Kedaung terdiri dari 11 RW dan memiliki 13 Posyandu di wilayah kerja puskesmas. Kelas ibu-balita dilakukan di setiap posyandu sebagai bentuk pendekatan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni-September 2024 di setiap posyandu. Capaian pada kegiatan ini diharapkan setiap calon ibu dan ibu menyusui paham nutrisi apa saja yang harus dipenuhi dalam masa 1000 HPK. Bagaimana cara mengolah dan pemberian nutrisi yang tepat bagi bayi dan balita. Sehingga didapatkan pada akhirnya dapat menekan angka stunting yang ada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kedaung khususnya. 

Sumber : UPTD PUSKESMAS KEDAUNG

Berita Terbaru