PELAKSANAAN SMD - MMK TH 2022 DIFASILITATORI OLEH PUSKESMAS HARJAMUKTI
Survei Mawas Diri (SMD) Th 2-22 dilaksanakan pada Selasa, 20 Desember 2022 di Aula Puskesmas Harjamukti dengan tujuan sebagai bentuk perencanaan partisipatif untuk memberdayakan masyarakat melalui tokoh masyarakat, kader, masyarakat, dan puskesmas sebagai fasilitator dengan mengenal, mengumpulkan, dan mengkaji masalah kesehatan di lingkungan tempat tinggalnya. Tahap SMD sendiri yaitu Pra-SMD, SMD, dan MMK.
Masalah yang ditemukan per wilayah yaitu RW 1 penimbangan balita, RW 2 penimbangan balita & kematian bayi, RW 3 penimbangan balita, sampah di posyandu teratai B RT 9, pernikahan dini, RW 4 penimbangan balita, RW 5 penimbangan balita dan tidak ada pembuangan air limbah, RW 6 penimbangan balita, tidak ada bank sampah, dan pernikahan dini, RW 7 penimbangan balita & kematian bayi, RW 8 penimbangan balita, RW 9 penimbangan balita, tidak ada bank sampah, MCK tidak baik, dan pernikahan dini. RW 10 penimbangan balita, RW 11 penimbangan balita dan balita tidak mau imunisasi dasar, RW 12 penimbangan balita dan penidirian posyandu. RW 13 penimbangan balita, RW 14 penimbangan balita, RW 15 belum ada posyandu, RW 16 belum ada posyandu.
Dari permasalahan yang sudah didapatkan dari pertemua Pra-SMD maka selanjutnya akan dilaksanakan MMK (Musyawarah Masyarakat Kelurahan) yang akan dilaksanakan pada 27 Desember 2022 di Kafe Joglo Liba untuk menemukan pemecahan masalah di pertemuan MMK.
Hasil dari pemecahan masalah di pertemuan MMK didapatkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilakukan antara lain : Pemecahan masalah Sampah di wilayah harjamukti harus kerjasama dengan semua pihak dari warga, RT, RW, Kelurahan dan dinas Terkait, Permasalahan DBD diatasi dengan Jumantik dan Pemberian edukasi ke Seluruh Warga, Posyandu & Posbindu dihadirkan tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan capaian skrining PTM dan Capaian BIAN MR, Banjir (diatasi dengan Turap), TB ditanganani, Pelaksanaan Posyandu dan Posbindu digabung dihari yang sama dan pelaporan posyandu dan posbindu di verifikasi dengan RW, dan Bayi yang meninggal bukan KTP Harjamukti, Dibentuknya Satgas Sampah di jam-jam rawan, Sosialisasi tentang edukasi kesehatan contoh tentang MR, dan Pelatihan untuk kader posyandu.
Sumber : UPTD Puskesmas Harjamukti