Pencegahan dan Penanggulangan penyakit TBC di UPTD Puskesmas Tanah Baru
Tema Hari TBC Sedunia tahun 2025 : Gerakan Indonesia Akhiri dengan Komitmen dan Aksi Nyata
Pada tanggal 24 Maret 1882, Dr. Robert Koch, seorang dokter dan ilmuwan Jerman, mengumumkan penemuan bakteri penyebab tuberkulosis (TBC). Sejak saat itu, tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari TBC Sedunia (HTBS) yang menjadi simbol komitmen global untuk mengatasi penyakit yang masih menjadi momok mematikan ini.
Peringatan HTBS tidak hanya mengingatkan kita akan sejarah penting penemuan Dr. Koch, tetapi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya TBC dan mendukung upaya inovatif dalam diagnosis serta pengobatan.
Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit TBC dilaksanakan dengan cara skrining atau penemuan secara masip baik pelayanan dalam gedung maupun Luar gedung .Kegiatan dalam gedung berupa penyuluhan di ruang tunggu secara berkala tentang penyakit TBC atau konseling interpersonal di dalam Poli rawat jalan .skrining TBC dilakukan pada pasien dengan keluhan gejala TBC yaitu :
Batuk, terutama batuk berkepanjangan
Suhu tubuh meningkat, terutama di malam hari
Berkeringat di malam hari walau tidak beraktifitas
Sering merasa lelah, bahkan tanpa melakukan aktivitas fisik
Kulit pucat
Nafsu makan dan berat badan menurun
Skrining berupa pemeriksaan TCM ( Tes Cepat Molekuler ) yaitu pengambilan sampel dahak pasien pagi atau sewaktu
Skrining untuk penemuan suspek TBC didalam gedung adalah seluruh pasien terduga TBC Skrining untuk keluarga kontak serumah dan kontak erat dengan Pasien terdiagnosa TBC dikakuan dengan Invistasi Kontak ( mengundang untuk datang ke fasilitas kesehatan atau Investigasi Kontak dengan kunjungan rumah Pasien terdiagnosa TBC .
Investigasi Kontak (IK) dan Invistasi Kontak di lakukan berdasarkan penemuan Kasus di UPTD Puskesmas Tanah Baru maupun penemuan kasus di Rumah sakit sesuai dengan wilayah kerja Puskesmas Tanah Baru
Wilayah binaan UPTD Puskesmas Tanah Baru adalah Kelurahan Tanah Baru ( dari RW 1 s/d RW 14 ) dan Kelurahan Kukusan ( RW 1 s/d RW 8 ) Pelaksanan skrining kunjungan IK bekerjasama dengan Satgas Kapitu ( Kampung Peduli TBC ) yang berada di setiap RW .
Penanggulangan Penyakit TBC yaitu setelah didapatkan hasil TCM POSITIF terinfeksi TBC diberikan Pengobatan TBC selama 6 bulan dengan pendampingan Keluarga dan Satgas sebagai PMO ( Pengawas Menelan Obat ,Terapi pencegahan untuk kontak serumah dilakukan setelah dilakukan skrining dan tidak bergejala TBC di berikan sesuai dengan SOP Pemberian TPT dengan jangka waktu sesuai dengan regimen TPT yang di berikan
Kutipan atau Pernyataan
Pencegahan dan Penangulangan penyakit TBC dilaksanakan secara aktif masip baik di dalam gedung maupun di luar gedung secara Lintas Program dan Lintas Sektor
Penutup
TOSS TB ( TEMUKAN OBATI SAMPAI SEMBUH TBC ) MENUJU ELIMINASI TBC TAHUN 2030
Nama Penulis
Nunung Sariningsih
Sumber Berita
SITB
Sumber : UPTD Puskesmas Tanah Baru