PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

PERINGATAN HARI DBD

PERINGATAN HARI DBD SE -ASEAN

Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Peringatan ini ditetapkan oleh negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk komitmen bersama untuk memerangi demam berdarah, yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di kawasan ASEAN khususnya.

Negara-negara ASEAN adalah daerah endemik DBD, sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Peringatan ASEAN Dengue Day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang DBD, pentingnya pencegahan, dan upaya penanggulangan.

DBD itu apa sih?

Penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) dan penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian

Gejala DBD :

• Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari

• Tampak lemah dan lesu

• Timbul bintik-bintik merah pada kulit

• Sering terasa nyeri di ulu hati

Bila timbul gejala awal DBD maka :

  • Beri minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panasnya turun
  • Berikan obat penurun panas
  • Segera Ke fasilitas Kesehatan

Gejala Lanjutan :

• Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit

• Kadang terjadi muntah atau BAB berdarah

• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian

 

Nyamuk Aedes Aegypti :

Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,

seperti :

• Bak mandi/WC, tempayan, drum

• Wadah dispenserTempat minum burung, vas bunga atau pot tanaman air.

• Kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa dan plastik yang dibuang di sembarang tempat.

• Talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar

• Pagar atau potongan bambu yang berlubang.

 

Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan 3M plus ( Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) : 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah dengan cara:

-          Menutup rapat tempat-tempat penampungan air

-          Menguras  semua tempat penampungan air

-          Mendaur ulang dan Memanfaatkan barang bekas

 

Plus

-          Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

-          Menggunakan obat anti nyamuk

-          Memasang kawat kasa pada jendela & ventilasi

-          Tidak menggantung pakaian di dalam kamar

-          Menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air

-          Memelihara tumbuhan pengusir nyamuk

-          dan yang lain nya

 

Jangan Terlambat untuk Mencegah Demam Berdarah dengan 3M Plus

Sumber : UPTD Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

Berita Terbaru