UPTD Puskesmas Tugu Laksanakan Penjaringan Kesehatan dan POPM Kecacingan di Sekolah-Sekolah Wilayah Kerja

Depok, April 2025 – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan mencegah penyakit menular serta kondisi kesehatan yang dapat mengganggu proses belajar, UPTD Puskesmas Tugu kembali menggelar kegiatan rutin tahunan berupa Penjaringan Kesehatan dan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan.

Kegiatan ini menyasar seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA sederajat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tugu. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dua kali dalam setahun. Tahap pertama dimulai sejak April hingga Juni 2025, sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada bulan November 2025.

Penjaringan kesehatan mencakup sejumlah pemeriksaan, antara lain:

  1. Pengukuran tinggi dan berat badan
  2. Pemeriksaan kebersihan diri

  3. Pemeriksaan gigi dan mulut

  4. Pemeriksaan pendengaran dan penglihatan

  5. Pemeriksaan hemoglobin khusus siswi SMP kelas 7 dan SMA kelas 10

  6. Pemeriksaan riwayat penyakit dan kondisi kesehatan umum

  7. Pemeriksaan Upaya Berhenti Merokok (UBM) untuk usia 10–18 tahun menggunakan alat Co-analyzer untuk mengukur kadar karbon monoksida dalam napas

Selain itu, siswa juga diberikan obat cacing (POPM) sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit kecacingan yang masih sering ditemukan di kalangan anak sekolah. Kegiatan ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak, sekaligus mencegah gangguan belajar yang bisa terjadi akibat kondisi kesehatan yang tidak terpantau.

Selama tahap pertama ini, Puskesmas Tugu telah menyasar lebih dari 9.000 siswa dari berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta. Beberapa sekolah yang telah menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan antara lain SDIT Al Hikmah, SDIT Pondok Duta, SD Semut-Semut, MI Sa'adatuddarain, SD Karakter, SMPN 8, SMP Nurul Fikri, SMA Rafflesia, SMK Harapan Bangsa, dan masih banyak lagi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah maupun orang tua siswa. Salah satu sekolah yang telah menjalankan kegiatan ini adalah SD Semut-Semut, yang menerima kunjungan tim kesehatan Puskesmas Tugu pada 17 April 2025.

Testimoni Guru Kesiswaan SD Semut-Semut
"Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini karena bisa mengetahui lebih awal kondisi kesehatan siswa. Ada beberapa siswa yang ditemukan memiliki masalah gigi dan mata, dan segera kami sarankan ke orang tua untuk ditindaklanjuti. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami berharap bisa terus berlanjut tiap tahunnya," ujar Ibu Nurul, guru UKS SD Semut-Semut.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik, tetapi juga menjadi momen edukatif bagi siswa dan guru untuk lebih memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Puskesmas juga membagikan leaflet dan memberikan edukasi singkat kepada siswa tentang cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan tubuh, dan pentingnya sarapan sebelum berangkat sekolah.

Puskesmas Tugu juga mengajak sekolah untuk lebih aktif berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan siswa mendapatkan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memadai.

Kepala UPTD Puskesmas Tugu menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan, untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan upaya promotif dan preventif seperti ini dapat terus ditingkatkan demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas.

Sumber : UPTD Puskesmas Tugu

Berita Terbaru