Pelatihan Kader Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) Covid-19 di Kelurahan Bedahan

Program PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara) merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang didukung oleh Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) dalam memperkuat respon Covid-19 pada puskesmas. Program ini akan merekrut 500 tenaga kesehatan (300 orang tenaga baru terbuka untuk publik, dan 200 penguatan tenaga eksisting di Puskesmas yang ditunjuk) sebagai Field Officer yang akan ditugaskan di 100 puskesmas di 12 kota/kabupaten di Jawa Barat. Program PUSPA bertujuan untuk memperkuat upaya deteksi, lacak kasus, edukasi publik terkait 3M, menyiapkan vaksinasi Covid-19 hingga memastikan pemenuhan layanan kesehatan esensial di 100 puskesmas di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat salah satunya di UPTD Puskesmas Pengasinan Kota Depok.

PUSPA memiliki misi yaitu :

1. Meningkatkan kapasitas Nakes dan Kader/Relawan di Puskesmas 

2. Melakukan komunikasi resikodan perubahan perilaku melalui Promosi Kesehatan berbasis komunitas

3. Melakukan pelatihan kader untuk mengaktifkan surveilans berbasis masyarakat

4. Meningkatkan kapasitas tes mencapai target 1/1000 penduduk per minggu

5. Mendukung program vaksinasi dan layanan kesehatan esensial

Pada tanggal 21 April 2021, Tim Puspa Puskesmas Pengasinan, difasilitasi oleh segenap Staf Kelurahan Bedahan mengadakan pelatihan Surveillan Berbasis Masyarakat (SBM) Covid 19 dalam menimimalisir dampak menyebarnya Covid. Pelibatan unsur kader masyarakat diharapkan dapat menekan laju pandemi covid di Kelurahan Bedahan dengan sistem 3T yang terpadu yaitu (Testing, Tracing and Treatment) yang komprehensif melibatkan kader di tingkat RW. Selain pelatihan juga dilakukan kegiatan pernandatanganan komitmen dari lintas sektor terkait dan kader SBM yang dilatih dengan harapan kasus Covid-19 yang ada di Kelurahan Bedahan dapat terus menurun.

Sumber : UPTD Puskesmas Pengasinan

Berita Terbaru