NEWS UPDATE

Hari Kanker Sedunia Tahun 2020

Silahkan Share

Penderita kanker di Kota Depok 

Angka Kunjungan Penderita kanker di Kota Depok berdasarkan data yang diperoleh dari BPJS kesehatan Tahun 2019, yang mengakses layanan rawat jalan dan rawat inap di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut  adalah sebanyak 518 kunjungan yang terdiri dari beragam jenis kanker.

Data dari puskesmas bahwa pada tahun 2018  jumlah  pasien baru dan lama untuk kanker adalah 868 kasus. Dengan kasus terbanyak kanker adalah kanker payudara, kanker saluran pencernaan, kanker bibir dan rongga mulut, kanker saluran pernafasan

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Depok bersama Puskesmas membina sebanyak 57 orang yang sudah sembuh dari penyakit kanker (komunitas “Surviver”)

Penyebab orang terkena kanker

Menurut WHO Kanker terjadi karena adanya perubahan pada sel normal. Perubahan ini bisa terjadi karena adanya interaksi antara faktor genetik dan eksternal. Faktor eksternal yang berpengaruh disebut  karsinogen baik fisik, kimiawi maupun biologik.

Selain faktor penyebab yang tidak kalah penting adalah faktor resiko terjadinya kanker yaitu Obesitas, kurang konsumsi sayuran dan buah-buahan, kurang aktifitas fisik, konsumsi alkohol merokok dan juga infeksi kronis. Menurut WHO  konsumsi rokok merupakan faktor resiko utama terjadinya kanker dan bertanggung jawab terhadap 22% kematian akibat kanker. Faktor resiko ini bukan hanya untuk kanker tapi juga untuk penyakit tidak menular lainnya.

Pencegahan kanker

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah

  1. Menghindari faktor resiko dan lakukan prilaku CERDIK ( Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress).
  2. Vaksinasi HPV dan hepatitis B virus
  3. Menghindari pemaparan radikal bebas.

Pencegahan lain yang penting harus dilakukan adalah deteksi dini. Karena kematian akibat kanker dapat diturunkan jika kasus terdeteksi dini dan dilakukan pengobatan segera. Deteksi dini yang dapat dilakukan contohnya adalah :

  1. Pemeriksaan IVA dan Papsmear untuk deteksi kanker leher rahim
  2. Sadari ( periksa payudara sendiri), SADANIS ( periksa payudara klinis) dan Mamografi untuk deteksi kanker payudara
  3. Periksa kulit sendiri (SAKURI) untuk deteksi dini kanker kulit
  4. Periksa Mulut sendiri ( SAMURI) untuk deteksi dini kanker mulut.

Deteksi dini kanker leher rahim wajib dilakukan pada wanita usia 30-50 tahun dan telah melakukan aktifitas seksual.

Skrining atau deteksi dini melalui metode IVA dan SADANIS dapat dilakukan di Puskesmas di Kota Depok. Kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Depok dalam deteksi dini  kanker leher rahim ini adalah melakukan edukasi mengenai kanker, melakukan mobile IVA dan Papsmear. Sepanjang tahun 2019 berdasarkan laporan dari Puskesmas dan mobile IVA/Papsmear dilakukan pemeriksaan skrining terhadap 2153 wanita.

Upaya  yang harus dilakukan bila orang terkena kanker

Tujuan utama pengobatan kanker adalah menyembuhkan dan memiliki kualitas hidup yang baik oleh karena itu yang dapat dilakukan adalah

  1. Melakukan konsultasi dengan dokter untuk dapat dilakukan pengobatan yang tepat karena setiap tipe kanker memiliki regimen pengobatan yang spesifik.
  2. Melakukan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat
  3. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting

Peringatan Hari Kanker Sedunia

Tema peringatan hari kanker sedunia 2020 adalah “ I am I will” tema ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan kepedulian individu untuk mencegah dan mengendalikan kanker. Rangkaian peringatan hari kanker sedunia dikota Depok  dilakukan selama bulan Februari kegiatan yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan,deteksi dini kanker rahim dan payudara yang dilakukan oleh puskesmas dan layanan swasta, bekerjasama dengan YKI cabang kota Depok  mengadakan seminar kanker dengan materi kanker pada anak dan kanker kulit.

Kegiatan Puskesmas dalam rangka Hari Kanker Sedunia Tahun 2020

  • Penyuluhan dan pembagian leaflet Tentang Pencagahan dan Penanggulangan Kanker di Puskesmas
  • Deteksi dini kanker di Puskesmas , pemeriksaan Sadanis dan IVA
  • Kunjungan Rumah petugas Puskesmas ke pasien penderita Kanker

 

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular

Comments

comments