NEWS UPDATE

Dinkes Himbau Masyarakat Waspada Terhadap Pneumonia Novel Coronavirus (Ncov)

Silahkan Share

Sejak 31 Desember 2019 telah dilaporkan adanya kasus-kasus pneumonia berat berawal di Kota Wuhan, Tiongkok. Sampai dengan 21 Januari 2020 telah ditemukan 224 kasus dengan 4 kasus kematian. Kasus konfirm telah ditemukan di Wuhan, Hongkong, Macau, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand. Dan sampai saat ini diberitakan jumlah kasus terus bertambah.

WHO telah mengumumkan bahwa nCoV saat ini belum bisa dikategorikan sebagai Public Health Emergency Of International Concern (PHEIC), namun merupakan kasus high risk di Cina, regional dan global, sehingga WHO tetap terus memantau perkembangan penyakit ini.

Tidak ada bukti kuat penularan antar manusia, namun bukan berarti hal ini tidak akan terjadi karena masih banyak hal yang belum diketahui mengenai penyakit ini, seperti sumber penularan dan tingkat keparahan.

Kementerian Kesehatan RI telah menginstruksikan kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk melakukan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi munculnya kasus-kasus dengan gejala pneumonia berat (demam, batuk, sesak nafas) dengan penyebab yang tidak jelas yang berobat di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah atau swasta.

Kepala Dinas Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran tentang Kewaspadaan Terhadap Pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) pada taggal 24 Januari 2020, no 445/0404/survim. Di dalam surat edaran tersebut seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit se Kota Depok dihimbau harus siap untuk melakukan deteksi, tata laksana sesuai SOP dan melakukan rujukan serta secara cepat dan tepat melaporkan kasusnya ke Dinas Kesehatan. Sampai saat ini belum ada kasus Pneumonia nCoV yang terlaporkan di Depok.

Gejala utama Pneumonia nCoV adalah demam (> 38°C) , batuk, sesak nafas yang membutuhkan perawatan di RS. Belum ada vaksin dan pengobatan hanya bersifat supportif.

Himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan jangan panik. Terapkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama cuci tangan memakai sabun, tingkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi, jika berpergian hindari kontak dengan hewan liar/pasar hewan, gunakan masker dan terapkan etika batuk.

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular

Comments

comments