NEWS UPDATE

Press Release Kasus Terduga Infeksi Corona Virus Warga Kota Depok

Silahkan Share

Informasi tentang warga Depok yang terduga terinfeksi Corona Virus, saat ini dilaporkan hasil pemeriksaan di RS adalah negatif. Adapun kronologis pasien sebagai berikut :

Pasien pertama : Ny R, tinggal di wilayah Kec. Cinere. Melakukan perjalanan ke Negara Tiongkok selama 5 hari (18 Januari s.d 22 Januari 2020). Sempat sakit saat berada di Tiongkok,sudah berobat dan diizinkan pulang oleh dokter Bandara Tiongkok. Tgl 22 Januari 2020 setelah sampai di Indonesia, langsung berobat ke RS Pondok Indah ,ditangani sebentar dan langsung dirujuk ke RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Pasien tidak sempat pulang ke rumahnya di Cinere. Di RSPI Sulianti Saroso dilakukan pengambilan sampel lendir dari hidung dan tenggorokan dan hasilnya negatif betacorona virus. Pasien dirawat di RSPI Sulianti Saroso selama 2 (dua) hari,selanjutnya pulang ke rumah dengan keadaan umum yang baik.

Pasien kedua : Tn D, tinggal di wilayah Pancoran Mas. Melakukan perjalanan ke Negara Tiongkok dari tgl 12 Januari 2020 s.d 18 Januari 2020. Pasien berobat ke RS Permata Depok pada tgl 28 Januari 2019 dengan keluhan demam,batuk dan nyeri tenggorokan selama 2 (dua) hari sebelumnya. Pasien ditangani sesuai SOP dan dilakukan rujukanĀ  ke dokter spesialis Paru RSPI Sulianto Saroso. Jawaban hasil rujukan adalah pasien masuk kategori kasus pemantauan tidak perlu di isolasi di RS. Pasien bisa dipulangkan ke rumah dengan pemantauan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Depok. Pasien pulang dengan keadaan umum baik ,diberi obat dan di edukasi . Dinas Kesehatan telah melakukan pemantauan kepada pasien, kondisi terakhir keadaan umumnya baik.

Masyarakat dihimbau tidak panik tetap waspada terhadap infeksi corona virus, tetap membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama cuci tangan pakai sabun, tingkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi seimbang, jika bepergian hindari kontak dengan hewan liar/pasar hewan,gunakan masker dan terapkan etika batuk.

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular

Comments

comments