NEWS UPDATE

Dinkes Ajak Masyarakat Kenali TBC (Tuberkulosis)

Silahkan Share

TBC (TUBERKULOSIS)

Apakah TBC itu dan bagaimana cara penularannya ? TBC adalah penyakit menular yang disebebkan oleh kuman TBC, yaitu Mycobacterium Tuberculosis.Kuman disebarkan kepada orang lain melalui batuk, bersin, meludah di sembarang tempat dari seorang  yang menderita penyakit TBC.TBC terutama menyrang organ paru-paru  (80%).TBC juga dapat menyerang organ lain seperti selaput otak, kelenjar getah bening, kulit, usus, tulang,dan lain sebagainya.

Apakah tanda atau gejala TBC

1.Batuk berdahak, 2-3 minggu atau lebih

2.Demam tanpa sebab lebih 1 bulan

3.keringat malam tanpa kegiatan

4.Berat badan dan nafsu makan berkurang

5.Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada

6.Penah batuk dahak bercampur bercak berdarah

Apakah yang harus dilakukan bila ada tanda / gejala tersebut

–          Segera periksa ke Unit pelayanan kesehatan terdekat atau prektek dokter

–          Lakukan pemeriksaan dahak sebanyak 3x saat awal pemeriksaan, untuk memastikan adanya kuman TBC di dalam tubuh dan pemeriksaan dahak ulang paling sedikit 2x selama pengobatan.

–          Pemeriksaan foto rontgen dan kultur dahak bila diperlukan.

–          Untuk anak-anak, tes Mantoux dan pemeriksaan lain dengan sistem skoring oleh dokter.

Apakah penyakin TBC dapat disembuhkan ?

Penyakit TBC DAPAT disembuhkan, bila berobat dengan teratur dan benar, sampai tuntas selama 6-8 bulan.

Berbahayakah Penyakit TBC paru itu?

– Indonesia merupakan Negara dengan pasien TBC terbanyak ke03 di dunia. Setiap tahun ditemukan +0,5 juta penderita baru TBC di Indonesia (WHO-1999)

– TBC penyebab  kematian terbanyak  ke-3 setelah penyakit ssaluran pernapasan dan jantung berdasarkan hasil survey kesehatan rumah tangga 1999

– Bila tidak diobati: 50% penderita akan meninggal dunia

– seorang penderita TBC paru akan menularkan kepada  10-15 orang dalam satu tahun

– TBC Menyerang kelompok usia produktif (15-54 tahun )dan kelompok ekonomi lemah

Kapan penderita dinyatakan SEMBUH ?

Setelah penderita minum obat secara teratur dan benar, akan dilakukan pemeriksaan ulang dahak pada akhir bulan ke 2, 5 dan 6 pengobatan. Bila hasil kuman TBC sudah negative atau hasil rontgen paru baik, maka penderita dikatakan SEMBUH.

Apakah bisa kambuh ?

BISA, apabila orang yang talah sembuh dari TBC masih tetap kontak dengan penderita TBC posiif lainnya. Jika daya tahan tubuh lemah bisa ketularan dari penderita TBC yang kuman TBCnya positif.Oleh karena itu setiap orang yang memiliki gejala TBC di lingkungannya (keluarga, teman, rekan kerja) harus memeriksakan dirinya ke Unit Pelayanan Kesehatan untuk menghidari penularan.
Bagaimana cara mencegah penukaran penyakit TBC ? – Menutup mulut saat batuk / bersin – Makan makanan seimbang dan bergizi dengan harga terjangkau – Tidak merokok, tidak menggunakan obat terlarang dan tidak minum minuman beralkohol

-Menerapkan perilaku Hidup bersih dan Sehat -Olahraga secara teratur

-Istirahat yg cukup

Comments

comments