NEWS UPDATE

Yuk Kenali DBD

Silahkan Share

Apa itu demam berdarah dengue?
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya dapat menimbulkan kematian dalam waktu singkat dan sering menimbulkan wabah.

Penyebab?
Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh inveksi virus Dengue.

Bagaimana penularannya?
DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina (dominan) maupun Aedes Albopictus biasanya nyamuk betina mencari mangsanya pada siang hari.
Aktivitas menggigit biasanya pagi (pukul 9.00-10.00) sampai petang hari (16.00-17.00).


Ciri dan sifat nyamuk Aedes Aegypti:
1.
Warna hitam dengan bercak putih pada badan dan kaki.
2. Hidup dan berkembang biak dalam rumah dan sekitar.
3. Hidup pada pakaian yang tergantung, kelambu erta di tempat gelap dan lembab.
4. Menggigit di siang hari.
5. Tempat perlindungan di genangan air yang tidak berhubungan dengan tanah (contohnya bak mandi, genteng, drum, ban bekas, vas bunga, dll.)

Kenali tanda-tanda demam berdarah:
1. Panas tinggi lamanya 2-7 hari.
2. Nyeri pada kepala, bola mata, otot, dan sendi.
3. Pendarahan berupa:
*Bintik-bintik merah dikulit
*Mimisan
*Gusi berdarah
*Muntah darah
*BAB disertai darah
4. Tanda-tanda Syok:
*Lemah
*Kulit dingin dan basah
*Tidak sadar


Pola demam DBD :
*
Pertama panas 2-4 hari (fase awal)
*Lalu turun seolah sembuh (fase kritis)
*Suhu tubuh naik lagi (fase penyembuhan)

Bagaimana pencegahannya?
Lakukan 3M PLUS seminggu sekali untuk pencegahan

1. Menguras
       Menguras wadah air seperti bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung, penampungan air, kulkas, agar telur dan jentik nyamuk mati.

2. Menutup
Menutup rapat semua wadah air agar nyamuk aedes tidak dapat masuk dan bertelur.

3. Mendaur ulang
 Melakukan pemilahan sampah dan mendaur ulang sampah dengan cara 3R (Reduse, Reuse dan Recycle)

Penanggulangan sebelum ke rumah sakit:
1. Minum air putih yang banyak (lebih banyak lebih baik).
2. Cobalah menurunkan panas/demam dengan minum obat penurun panas dan kompres hangat.
3. Makanlah makan yang bergizi dan usahakan makan dalam kuantitas yang banyak (meskipun biasanya minat makan akan menurun drastis.)

 

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular

Comments

comments